Menyiasati Tingginya Harga Cabai Bagi Pelaku Usaha Kuliner | Dalam beberapa Minggu ini, masyarakat Indonesia dikejutkan dengan kenaikan harga cabai yang melambung tinggi. Harganya pun tak tanggung-tanggung, berkisar Rp. 100.000,- hingga Rp. 200.000,- per kilogram.

Menyiasati Tingginya Harga Cabai Bagi Pelaku Usaha Kuliner

Cabai merupakan salah satu faktor penting dan menjajdi favorit dalam budaya kuliner masyarakat Indonesia. Banyak jenis pangan yang berbahan dasar cabai, maupun sebagai pendamping makanan utama. Hingga saat ini belum ada bumbu lain yang bisa menggantikan fungsi cabai, apalagi dengan maraknya tren berbagai masakan dengan kadar pedas yang tinggi.

Menyiasati Tingginya Harga Cabai Bagi Pelaku Usaha Kuliner

Kenaikan harga cabai yang melambung ini pastinya membuat sebagian pelaku usaha kuliner kelabakan. Jika saat ini Anda selaku pelaku bisnis kuliner, yang perlu disiasati adalah bagaimana agar pelanggan Anda tetap berkunjung, seiring dengan meningkatnya harga cabai di pasaran.

 

Selain Anda harus memikirkan bagaimana kenaikan cabai ini tidak memberatkan pelanggan, di sisi lain, Anda juga harus memikirkan bagaimana kenaikan harga cabai tetap membuat bisnis anda bertahan hingga harga kembali normal. Dengan meningkatnya harga cabai ini akan secara langsung berdampak pada naiknya ongkos produksi industri kuliner.

Pemerintah mengatakan, kenaikan harga cabai disebabkan oleh faktor cuaca, sehingga banyak pula cabai yang mengalami gagal panen. Jika pun cabai berhasil, cabai-cabai tersebut akan terlambat sampai di pasaran hingga menyebabkan kurangnya jumlah pasokan di pasar. Meskipun dikatakan bahwa saat ini stok cabai sebenarnya masih melimpah, namun distribusinya saja yang terhambat.

 

Menteri Pertanian Republik Indonesia, Amran Sulaiman, meminta warga Indonesia untuk melakukan gerakan menanam cabai di Pekarangan masing-masing untuk mengatasi lonjakan harga cabai yang melambung tinggi. Tentunya cara ini juga dapat dilakukan oleh Anda sebagai pebisnis kuliner.

Meskipun tanaman cabai di pekarangan tidak mampu mencukupi seluruh kebutuhan produksi, namun diharapkan cara sederhana ini dapat mengurangi tekanan biaya produksi Anda yang tinggi. Meskipun trik ini membutuhkan proses dalam kurun waktu tertentu, namun cara ini dapat menjadi sebuah opsi langkah pertama Anda dalam menanggulangi masalah kenaikan harga cabai.

 

Kedepannya, setelah tanaman cabai yang anda tanam dipekarangan rumah sudah menghasilkan, maka kebutuhan usaha anda terhadap cabai bisa berkurang. Anda pun bisa lebih memperhatikan faktor harga yang bisa lebih terjangkau dengan bisnis anda. Cara ini pun bisa menjadi trik anda untuk bersaing secara sehat dan untuk mendapatkan lebih banyak pelanggan yang datang ke usaha anda.

 

Saat pencatatan kebutuhan produksi di usaha kuliner Anda, tentunya bisa terdata dengan baik dan anda bisa melihat keuntungan yang anda peroleh setiap bulannya saat mencampurkan cabai yang anda beli di pasar dengan cabai yang anda tanam sendiri. Cara ini tentunya akan lebih efektif, jika anda bisa mencatatkannya dalam sistem Accurate Online yang berbasis cloud.

 

Accurate Online merupakan sebuah sistem pada keuangan Anda yang sesuai untuk segala jenis usaha, termasuk dunia kuliner. Pencatatan biaya produksi dan keuntungan pun terlihat jelas dan ringkas sehingga memudahkan dalam pemantauan Anda.

cari tahu accurate online 1

Menyiasati Tingginya Harga Cabai, Menyiasati Tingginya Harga Cabai, Menyiasati Tingginya Harga Cabai, 

Share Artikel ini Agar lebih Banyak Yang Merasakan Manfaat ACCURATE